31 Desember 2014

Sisa 4 Rebu

Semenjak pagi tadi perjalanan pun dimulai,

Greeeng...sepeda roda dua mulai kutancap menuju arah selatan jakarta, mencari takdir yang tertinggal, bukan takdir deeng...kecintaan akan dunia yang terkadang melenakan dan menjebak..maap agak dibuat dramatisisr dan hiperbola gila..

Greeeng...

Tak terasa terik matahari mulai membakar semangat yang mulai melemah rendah...tak mau kalah dengan butiran keringat yang mulai membatu lagi...mencari-cari cara agar taraf hidup ini kembali lagi normal seperti sedia kala..setelah hantaman keras ujian hidup...

Blessss

Paku itupun berhasil membuat tanda mata di ban sepeda roda dua ku, tanpa pikir panjang langsung saja kusatroni tambal ban bermarga ucok...lay tambal ya....
Tidak tanggung-tanggung bocor alus & bocor paku seakan-akan menjadi kompak menyatu dengan dompetku yang kerempeng adanya...hadeeeh

sisa 4 rebu!

Inilah kisah tersadis dan tidak pernah sampai masuk layar kaca dan menjadi bahan gosip sebritas papan atas yang tak berbekas dan jadi ampas....pasti pas...kembali ke nol.

Mampir ke pom bensin.....
Sepanjang hidup ini...sekaranglah saat yang tepat tanpa malu-malu kebo, memang sisa 4 rebu mau gimana lagi...ya masa, harus ku belikan silet untuk merampok pom bensin dan meminta jatah pertamax yang katanya sudah ludes diborong wong sugih bin kaya raya didunia ini...

Terima kasih pak...sudah boleh beli bensin 4 rebu
karena itulah yang tersisa

SISA 4 REBU
dan sekarang ku menatap langit jauuuuuuuh, kapan hujan turun dan mengisi dompetku yang terkena busung lapar *SedihSeduhSedan

Salam 4 rebu
nyok kite ngOBOY






Tidak ada komentar:

Posting Komentar